Senin, 18 Juli 2011

BAHAN AJAR KLS 7 SK 1 NORMA DALAM KEHIDUPAN

NORMA-NORMA YANG BERLAKU
DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT, BERBANGSA DAN BERNEGARA
  1. HAKEKAT NORMA
 Manusia adalah makhluk yang mempunyai dua kedudukan yaitu ;
1.       Sebagai makhluk individu ; artinya manusia mempunyai kemampuan dan kemauan yang berbeda-beda antara manusia satu dengan yang lain.
2.      Sebagai makhluk sosial ; artinya manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain.
       Karena manusia adalah makhluk sosial maka dia harus berkumpul dengan manusia yang lainnya, padahal sebagai makhluk individu maka manusia mempunyai kemampuan dan kemauan yang berbeda-beda, untuk itu agar tidak terjadi perselisihan antar sesama manusia di lingkungan masyarakat diperlukan adanya kaidah yang dinamakan Norma atau Aturan.
       Norma adalah sekumpulan peraturan tingkah laku dalam pergaulan hidup manusia di masyarakat.
Pada umumnya isi norma ada 2 yaitu perintah dan larangan, perintah adalah segala sesuatu yang harus dilakukan sedangkan larangan adalah segala sesuatu yang harus ditinggalkan
NO.
MACAM-MACAM NORMA
SUMBER NORMA
SANKSI NORMA
TERTULIS/TIDAK TERTULIS
CONTOH PERINTAH &  LARANGAN NORMA
1.
NORMA AGAMA
TUHAN
DOSA
TERTULIS
(dalam kitab suci)
. kita harus;
menutup aurat, sholat,  bersodaqoh dll.
. kita tidak boleh;
makan riba, syirik ,durhaka pada orang tua, dll.
2.
NORMA KESOPANAN
MASYARAKAT
SANKSI SOSIAL/ DIKUCILKAN
TIDAK TERTULIS
. kita harus;
berpakaian sopan, berbicara sopan, menundukkan badan jika lewat di depan orang,dll
. kita tidak boleh;
kentut dan meludah di depan orang, mengumpat, berpakaian minim, dll
3.
NORMA KESUSILAAN
HATI NURANI
PENYESALAN
TIDAK TERTULIS
. kita harus;
jujur, berbuat baik pada sesama,  menghormati sesama, dll
. kita tidak boleh;
iri, menyakiti orang, suka mencemooh orang,dll.
4.
NORMA HUKUM
NEGARA
SANKSI HUKUM /HUKUMAN
TERTULIS
(dalam peraturan perundang-undangan )
. kita harus ;
berkendaraan lewat sebelah kiri, memakai helm, membawa sim, membayar pajak, dll
. kita tidak boleh;
membunuh, mencuri, korupsi,  melanggar rambu-rambu lalulintas, dll.
v  Norma harus dipatuhi semua orang karena yang melanggar akan mendapatkan sanksi. Sanksi adalah balasan atau akibat yang diterima seseorang yang melanggar norma yang berlaku..Untuk lebih jelasnya perhatikan tabel di bawah ini:
      Bila dibandingkan diantara empat norma yang ada, maka norma hukum mempunyai kelebihan dibandingkan norma yang lain yaitu sifatnya memaksa dan sanksinya tegas. Hal itu karena norma hukum mempunyai aparat yang bertugas memaksakan supaya norma hukum dapat ditegakkan dan dilaksanakan. Diantara apareat penegak hukum tersebut adalah:
1.   Polisi yang bertugas menyelidiki dan menyidik perkara hukum
2.   Jaksa yang bertugas menuntut / mengajukan perkara hukum di pengadilan
3.   Hakim yang bertugas mengadili perkara hukum sekaligus memvonis tau memutuskan perkara hukum di pengadilan

 

                  B.    Peranan Hukum dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara.

1.       Pengertian Hukum
      Menurut Utrecht   “Hukum adalah himpunan-himpunan peraturan-peraturan (perintah-perintah dan larangan-larangan) yang mengurus tata tertib suatu masyarakat dan karena itu harus di taati oleh masyarakat itu”.

2.  Unsur, Ciri-Ciri dan Tujuan Hukum.
a.     Unsur-unsur hukum diantaranya ialah:
1)      Peraturan mengenai tingkah laku dalam pergaulan masyarakat;
2)     Peraturan itu diadakan oleh badan-badan resmi yang berwajib;
3)     Peraturan itu pada umumnya bersifat memaksa, dan
4)     Sanksi terhadap pelanggaran peraturan tersebut adalah tegas.
b.     Ciri-ciri hukum yaitu:
1)      Adanya perintah dan/atau larangan
2)     Perintah dan/atau larangan itu harus ditaati setiap orang.
c.      Tujuan hukum
1)      Menurut Van Apeldoorn, yaitu untuk mengatur tata tertib masyarakat secara damai dan adil.
2)     Menurut Van Kan, yaitu untuk menjaga kepentingan tiap manusia supaya kepentingan itu tidak dapat diganggu.
3)     Menurut E. Utrecht, yaitu bertugas menjamin adanya kepastian hukum dalam pergaulan manusia.    
4)     Menurut Mochtar Kusumaatmadja, tujuan hukum adalah terpelihara dan terjaminnya keteraturan (kepastian) dan ketertiban

3.Pembagian Hukum
1)      Menurut Sumbernya: hukum dapat dibagi dalam:
a)    Undang-Undang, yaitu hukum yang tercantum dalam peraturan perundang-undangan.
b)    Kebiasaan, yaitu hukum yang terletak di dalam peraturan-peraturan kebiasaan (adat).
c)     Traktat, yaitu hukum yang ditetapkan oleh negara-negara di dalam suatu perjanjian antara negara 
d)    Jurisprudensi, yaitu hukum yang terbentuk karena putusan hakim.
e)     Doktrin, pendapat para ahli hukum.
f)      Agama, yaitu hukum yang bersumber dari tuhan
2)     Menurut Bentuknya, hukum dapat dibagi dalam:
a)    Hukum Tertulis, yaitu hukum yang dicantumkan dalam berbagai peraturan perundangan.
b)    Hukum Tak Tertulis, yaitu hukum yang masih hidup dalam keyakinan dalam masyarakat tetapi tidak tertulis 
3)     Menurut Tempat Berlakunya, hukum dapat dibagi dalam:
a)    Hukum Nasional, yaitu hukum yang berlaku dalam suatu negara.
b)    Hukum Internasional, yaitu hukum yang mengatur hubungan hukum dalam dunia internasional.
c)     Hukum regional, yaitu hukum yang berlaku di wilayah negara tertentu.
4)     Menurut Waktu Berlakunya, hukum dapat dibagi dalam:
a)    Ius Constitutum (Hukum Positif), yaitu hukum yang berlaku sekarang bagi suatu masyarakat tertentu dalam suatu daerah tertentu. 
b)    Ius Constituendum, yaitu hukum yang diharapkan dapat berlaku di masa yang akan datang.
c)     Ius Naturale/Hukum Asasi (Hukum Alam), yaitu hukum yang berlaku di mana-mana dalam segala waktu dan untuk segala bangsa di dunia.
5)     Menurut Cara Mempertahankannya, hukum dapat dibagi dalam:
a)    Hukum  Materil, yaitu hukum yang memuat peraturan-peraturan yang mengatur kepentigan-kepentingan dan hubungan-hubungan yang berwujud perintah-perintah dan larangan-larangan. Contoh ; Hukum Pidana, Hukum Perdata, Hukum Dagang dan lain-lain.
b)    Hukum Formil (Hukum Proses atau Hukum Acara) yaitu hukum yang memuat peraturan-peraturan yang mengatur bagaimana cara-cara melaksanakan dan mempertahankan hukum material Contoh ; Hukum Acara Pidana, Hukum Acara Perdata, dan Hukum Acara Peradilan Tata Usaha Negara.             

6)     Menurut Sifatnya, hukum dapat dibagi dalam:

a)    Hukum yang Memaksa, yaitu hukum yang dalam keadaan bagaimanapun juga harus dan mempunyai paksaan mutlak. Misalnya dalam perkara pidana.  
b)    Hukum yang Mengatur (Hukum Pelengkap), yaitu hukum yang dapat dikesampingkan apabila pihak-pihak yang bersangkutan telah membuat peraturan sendiri dalam suatu perjanjian. Misalnya hukum perdata
7)     Menurut Wujudnya, hukum dapat dibagi dalam:
a)    Hukum Obyektif, yaitu hukum dalam suatu negara yang berlaku umum dan tidak mengenai orang atau golongan tertentu.
b)    Hukum Subyektif (Hak), yaitu hukum yang timbul dari Hukum Obyektif dan berlaku terhadap seorang tertentu atau lebih.  
8) Menurut Isinya, hukum dapat dibagi dalam:
a)    Hukum Privat (Hukum Sipil), yaitu hukum yang mengatur hubungan-hubungan antara orang yang satu dengan orang yang lain, dengan menitik beratkan kepada kepentingan perseorangan, misal Hukum Perdata.
b)    Hukum Publik (Hukum Negara), yaitu hukum yang mengatur hubungan antara Negara dengan alat-alat perlengkapan atau hubungan antara Negara dengan perseorangan (warga negara), misal Hukum Pidana.
Dari segala macam hukum sipil tersebut di atas, yang terpenting ialah hukum Hukum Privat dan hukum publik. Hukum privat meliputi ; Hukum Perdata dan Hukum Dagang.
Hukum Publik terdiri dari :
a.     Hukum Tata Negara, yaitu hukum yang mengatur bentuk dan susunan pemerintahan suatu negara serta hubungan kekuasaan antara alat-alat perlengkapannya satu sama lain, dan hubungan antara Negara (Pemerintah Pusat) dengan bagian-bagian negara
b.     Hukum Administrasi Negara (Hukum Tata Usaha Negara atau Hukum Tata Pemerintahan), yaitu hukum yang mengatur cara-cara menjalankan tugas (hak dan kewajiban dari kekuasaan alat-alat perlengkapan negara.
c.      Hukum Pidana yaitu hukum yang mengatur perbuatan-perbuatan apa yang dilarang dan memberikan pidana kepada siapa yang melanggarnya serta mengatur bagaimana cara-cara mengajukan perkara-perkara ke muka pengadilan.
d.     Hukum Internasional, yang terdiri dari :
1.       Hukum Perdata Internasional, yaitu hukum yang mengatur hubungan-hukum antara warga negara-warga negara sesuatu bangsa dengan warga negara-warga negara dari negara lain dalam hubungna internasional.
2.      Hukum Publik Internasional(Hukum Antara Negara), yaitu hukum yang mengatur hubungan antara negara yang satu dengan negara-negara yang lain dalam hubungan internasional.
 























C. Menerapkan Norma-Norma, Kebiasaan, Adat Istiadat dan Peraturan yang berlaku dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara.

·       Hak dan Kewajiban Kita di Rumah
Kewajiban kita di rumah antara lain seperti;- berbakti pada orangtua, membantu ayah dan ibu, membersihkan rumah, dll. Sedang hak kita antara lain; mendapat perlindungan, kasih sayang , bimbingan orangtua serta dicukupinya kebutuhan lahir maupun batin kita dll.

Hak dan Kewajiban Kita di Sekolah
Sebagai murid kewajiban kita adalah belajar, menaati tata tertib sekolah, hormat pada bapak ibu guru, dll. Sedangkan hak kita sebagai murid antara lain; menerima dan mengikuti proses belajar mengajar di kelas, menggunakan fasilitas sekolah, mengikuti kegiatan ekstra kurikuler,dll.
Hak dan kewajiban kita di masyarakat.
Dengan tetangga dan masyarakat, kita harus senantiasa tolong menolong. menjaga kebersihan dan keamanan serta ketertiban lingkungan. kita juga memiliki hak seperti hak untuk berpendapat, dihormati dan bergaul dengan orang-orang yang kita sukai
    Hak dan kewajiban kita sebagai warga negara.
Sebagai warga negara Indonesia, kita harus membela tanah air, mematuhi hukum yang berlaku, membayar pajak, dll.               
  Sebagai pelajar kewajiban kita belajar dengan tekun dan berprestasi.
Selain kewajiban, kita juga mempunyai hak. Setiap warga negara berhak mendapat perlindungan hukum, memilih dan dipilih dalam pemilu, mendapatkan pendidikan dan pelayanan kesehatan, dll.

Tidak ada komentar: